Kamis, 30 April 2009

PERENCANAAN KEBUTUHAN MANAGEMENT INSTALANSI FARMASI RUMAH SAKIT

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perancanaan :

  1. investasi(jangan terlalu besar/terlalu kecil)
  2. Monitoring,evaluasi, pelaporan harus dilakukan dengan baik
  3. Memperhatikan faktor-faktor lingkungan yang memperngaruhi, antara lain:
    • Faktor sosial, ekonomis dan politik
    • Faktor geografis dan demografis
    • Faktor teknologi dan pengetahuan
  4. Faktor yuridis:
    • Peraturan yang berlaku
    • Prosedur dan persyaratan dana yang digunakan
  5. Perkembangan indusri suply
  6. Inventarisasi dan pemeliharaan
  7. Melibatkan pihak terkait
  8. Bagi proses perencanaan dalam waktu(PD/MN/PJ)

PERSEDIAAN : jumlah barang/ logistik yang harus ada pada tempat tertentu

DALAM RANGKA MENDUKUNG MANAJEMAN LOGISTIK: tersedia bahan logistik setiap saat dibutuhkan meliputi jenis dan jumlah, kualitas dan waktu secara efektif dan efisien

PERLUNYA PERUSAHAAN MENJAGA PERSEDIAAN: dihadapkan pada resiko tidak dapat memenuhi keinginan pelanggan yang memerlukan barang dan jasa, perusahaan akan kehilangan kesempatan memperoleh keuntungan

ALASAN LAIN PERUSAHAAN PERLU MENJAGA PERSEDIAAN:

  1. Diperlukan waktu dalam proses pemindahan untuk persediaan
  2. Menghilangkan resiko pengembalian barang yang tidak baik
  3. Dapat menumpuk barang musiman, digunakan pada waktu terjadi kekosongan di pasar
  4. Menjamin stabilitas operasi perusahaan atau menjamin kelancaran produksi
  5. Penggunaan mesin yang optimal
  6. Jaminan akan tetap tersedianya barang logistik
  7. Mmeperkecil kemungkinan kerusakan barang khususnya barang-barang yang rentan dalam penyimpanan

JENIS PERSEDIAAN;

  1. Batch stock/lot size inventori : persediaan dimana jumlah pembuatan atau pembelian lebih dari jumlah kebutuhan, tujuan:
    • Mendapatkan potongan harga
    • Efisiensi produksi
    • Penghematan biaya angkut
  2. Fluctation stock : Persediaan dimana jumlah yang diadakan ditujukan untuk menghadapi fluktasi permintaan yang tidak dapat diramalkan
  3. Anticipation stock : persediaan dimana jumlah yang diadakan ditujukan untuk menghadapi permintaan yang dapat diramalkan
  4. Raw material stock : persediaan untuk pengadaan bahan baku
  5. Purchased part/komponent part : persediaan untuk pengadaan komponen
  6. Supplies stock : pengadaan persediaan sebagai bahan pembantu atau persediaan yang bukan merupakan bagian barang jadi misal, persediaan kopi resep, surat pesanan dll
  7. Work in procces / progress stock : pegadaan barang setengah jadi, masih diperlukan proses untuk menjadi sediaan jadi

Biaya yang timbul karena persediaan:

  1. Biaya pesanan/ ordering cost : biaya yang ditimbulakan karena pemesanan antara lain:
    • Biaya pembelian
    • Biaya angkutan/bongkar muatan
    • Biaya penerimaan/biaya pemeriksaan
  2. Biaya persediaan/ inventoru carryng cost : biaya yang disebebkan karena adanya persediaan antara lain:
    • Biaya pergudangan/ biaya tenaga
    • Biaya asuransi
    • Biaya pajak
    • Biaya penghapusan, biaya kerusakan, biaya kehlangan, biaya karena nilai turun
    • Biaya bunga bank
  3. Biaya kekurangan persediaan/ out of stock cost: biaya yang disebebkan karena kekurangan
    • Biaya pembelian karena kosong
    • Biaya pengiriman
  4. Biaya yang berhubungan dengan kapasitas(capasity associated costs); biaya yang berhubungan degnan penambahan pengurangan stock karena kekurangan / kelebihan kapasitas antara lain:
    • Biaya kerja lembur
    • Biaya pelatihan
    • Biaya pemberhentian tenaga
    • Biaya penganguran

PERENCANAAN KEBUTUHAN LOGISTIK

suatu proses kegiatan seleksi logistik dan penentuan jumlah logistik dalam rangka pengadaan yang bertujuan untuk mendapatkan jenis dan jumlah logistik sesuai kebutuhan dan menghadapi terjadinya kekosongan logistik

Metode perencanaan dipegaruhi oleh sistem pemesanan, yaitu:

  1. Order point sistem
  2. Order cycle system/ periodic sistem
  3. Trial and error system/ economic order system

Metode perencanaan logistik:

  1. Metode konsumsi: metode perencanaan berdasarkan atas analisa konsumsi logistik periode sebelumnya
  2. Metode epidembiologi: metode perencanaan berdasarkan atas analsa jumlah kasus penyakit pada periode sebelumnya. Jumlah kasus ini tergantung dari jumlah kunjungan, bor/los (hari perawatan) frekuensi penyakit dan standar pengobatan
  3. Metode kombinasi : metode perencanaan berdasarkan atas jumlah kasus penyakit, dikombinasikan berdasarkan atas jumlah konsumsi periode sebelumnya

Data yang diperlukan dalam perhitungan Kebutuhan dengan metode konsumsi:

  1. Nama : Tablet antalgin 500 mg Stock min:1000

    Exp Date: Stock max:30.000

    Kartu stock

tgl

Dari/ke

BBM/BBK

Masuk

Keluar

Sisa

Catatan

1/1-07

Opname

12000

Rusak 1500

5/1

TPO bedah

1000

11000

10/1

TPO sentral

3000

8000

23/1

TPO RJ

2000

6000

3/2

Indo farma

25000

31000

3/2

TPO RD

2000

29000

7/2

TPO IBS

3000

26000

10/2

TPO bedah

24000

24000

  1. Buku defakta( buku catatan logistik yang tidak dapat dipenuhi)
  2. Permintaan dari bagian
  3. Standar (Formularium/DEON)
  4. Catatan jumlah kunjungan pasien minimal 2 periode sebelumnya
  5. Catatan lead time(waktu pemesanan dibandingkan dengan waktu barang datang)
  6. Catatan barang rusak dari setiap item logistik
  7. Catatan barang yang kadarluarsa dari setiap item logistik
  8. Catatan stock pengaman

Langkah-langkah perhitungan kebutuhan konsumsi:

  1. Tentukan periode perencanaan
  2. Buat dan isi format mutasi barang

No

Nama barang

Sat

Stock awal

Mutasi

Stock akhir

Jumlah kebutuhan

Jumlah pesan

Masuk

Keluar

Waktu

1

Tab Antalgin

Tab

1000

25000

18000

12

8000

23100

15100

2

Sirp Amoxicilin

Btl

52

2000

155o

10

502

2387

1885

3

Flutane

Btl

36

564

600

8

0

1155

1155

4

Terramycin

Tube

125

6000

6000

12

125

7700

7575

5

Tab Vit Bcomplx

Tab

4000

100000

90000

12

14000

115500

101500

  1. Hitung jumlah kebutuhan sbb:

· Hitung penggunaan perbulan = jumlah pakai / bulan pakai

· Hitung jumlah pemakaian selama kosong

· Hitung kebutuhan lead time

· Hitung kebutuhan life saving

· Hitung total kebutuhan periode kedepan dengan memperhatikan kenaikan kunjungan

  1. Hitung jumlah pesanan: Junlah pesanan = junlah kebutuhan- (Sisa- yang rusak)
  2. Hitung anggran pengadaan

No

Nama Barang

Sat

Jumlah Pesanan

Harga

Ket

Satuan

Jumlah

1

Tab Antalgin

Tab

15100

150

2265000

2

Sirp Amoxicilin

Btl

1885

3500

6597500

3

Flutane

Btl

1155

900000

1039500000

4

Terramycin

Tube

7575

6000

45450000

5

Tab Vit Bcomplx

Tab

101500

50

5075000

Jumlah

1098887,50

· Hitung jumlah harga setiap item = jumlah X harga satuan

· Hitung total harga kebutuhan

Data yang dibutuhkan dalam perhitungan kebutuhan dengan metode epidembiologi:

  1. Kasus penyakit
  2. Jumlah setiap kasus periode sebelumnya
  3. Standar diagnosa dan terapi
    • Jenis obat yang digunakan
    • Dosis obat yang digunakan
    • Lamanya pengobatan

Data jumlah kasus dan standar pengobatan:

No

Kasus

Jumlah

Jenis obat

Dosis

Waktu

1

Diare

125

Inf.Ringer laktat

10 btl

3 hari

Inf.Normal salin

2 btl

2 hari

6

Oralit

1 bks/ BAB

20%

Tetrasiklin

4X1

5 hari

89%

Amoksisiklin

4X1

5 hari

2

DHF

50

Infus ringer laktat

10 btl

5 hari

50%

Cotrimoksazol

2X2

7 hari

50%

Amoksicilin

4X1

7 hari

Vit B6

2X1

7 hari

3

Flu

150

Amoksisiklin

4X1

5 hari

Paracetamol

3X1

5 hari

Efedrin

3X1

5 hari

Vit.C

1X1

5 hari

Vit B6

3X1

5 hari

4

OBS

10%-60%

Amoksisiklin

4X1

3 hari

40%

Cotrimoksazol

2X2

3 hari

Vit B6

3X1

3 hari

  1. Formularium
  2. Kartu stock

Langkah-langkah epidembiologi:

  1. Buat format data penyakit
  2. Hitung jumlah penggunaan obat
  3. Hitung jumlah kebutuhan (LTH metode konsumsi 3.3 Sp 3.5)
  4. Hitung jumlah pesanan

No

Nama obat

Jumlah digunakan

Jumlah kebutuhan

Jumlah pesanan

Diare

DHF

Flu

OBS

TOtal

1

Inf. RL

3750

2500

6250

8021

2

Inf NaCl

500

500

642

3

Oralit

750

750

963

4

Tetra

2000

2000

2567

5

Amoksisiklin

500

700

3000

720

4920

6314

6

Cotrimok

700

480

1180

1514

7

Vit B6

700

2250

900

3850

4941

8

Paraset

2250

2250

2888

9

Afedrin

2250

2250

2888

10

Vit C

750

750

963

Tentukan Prioritas:

  1. Analisis ABC

    • Analisis Abc kuantum(W1)

No

Nama Barang

Jumlah barang

Komulatif

%kom

Kelompok

1

Tab. Vit B complek

101500

101500

79,79%

A

2

Tab Antalgin

15100

116600

91,65%

B

3

Chloramp EO

7575

124175

98,5%

C

4

Srp Amoxicilin

1885

126060

99,09%

C

5

Fluotane

1155

127215

100%

C

    • Analisis Abc investasi(W2)

No

Nama Barang

Jumlah investasi

Komulatif

% kom

kelompok

1

Tab. Vit B complek

1039500000

1039500000

94,59%

A

2

Tab Antalgin

45450000

1084950000

98,73%

C

3

Chloramp EO

6597500

1091547500

99,33%

C

4

Srp Amoxicilin

5075000

1096622500

99,79%

C

5

Fluotane

2265000

1098887500

100%

C

    • Analisis kritis(W3)

A B C

V AV BV CV


E AE BE CE


N AN BN CN

Logistik pengelompokan menjadi 3, yaitu:

· Kelompok X: tidak dapat diganti, selalu ada

· Kelompok Y: ddapat diganti dengan sejenis, kosong <>

· Kelompok Z: dapat diganti dengan sejenis, kosong > 48 jam, masih dapat ditolerir

  1. Analisis VEN
  2. Kombinasi VEN dan ABC

Kelebihan dan kekurangan metode konsumsi dan epidembiologi:

Metode

Kelebihan

Kekurangan

Konsumsi

Tidak dibutuhkan data morbiditas dan standar pengobatan

Data konsumsi obat

Kontak dengan pasien sulit

Perhitungan lebih sederhana

Tidak dapat dijadikan dasar pengkajian penggunaan obat

Dapat diandalkan jika pencatatan baik

Tidak dapat diandalkan apabila terjadi perubahan pola penyakit

Epidembiologi

Data konsumsi tidak dibutuhkan

Perlu waktu dan tenaga yang banyak

Dapat digunakan untuk pengkaji pola pengobatan

Ada penyakit yang tidak tercatat dalam data

Mendorong melakukan pancatatan morbiditas

Pola penyakit tidak sama, khusus wabah dan variasi obat lebih luas

1 komentar:

Anonim mengatakan...

artikel yang menarik...
terima kasih ya coz dah bantu untuk melengkapi tinjauan pustaka saya...