Senin, 28 Juni 2010

Pengobatan Demam yang digunakan secara self medication

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Dalam rangka pembangunan Kesehatan Indonesia, Pemerintah Republik Indonesia mencanangkan visi yang berbunyi Indonesia Sehat 2010. Untuk mewujudkan visi tersebut, bukan hanya diperlukan peran pemerintah tetapi juga masyarakat. Dengan adanya perilaku masyarakat yang sehat dan kemampuan masyarakat untuk memilih dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu sangat menentukan keberhasilan pembangunan kesehatan Indonesia. Dimana dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. (AnneAhira.com)
Pada umumnya, anak-anak dibawah 12 tahun memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum maksimal dikarenakan masih pada masa perkembangan. Sehingga pada saat kekebalan tubuh bertahan dari infeksi dapat menyebabkan demam pada anak yang memiliki ciri naiknya suhu tubuh normal (37 ÂșC).
Demam merupakan penyakit ringan yang dapat diobati secara cepat dan efektif sehingga dapat dilakukan dengan cara pengobatan sendiri. Dimana Pengobatan sendiri merupakan upaya yang dilakukan untuk mengobati diri sendiri menggunakan obat, obat tradisional atau cara lain tanpa nasehat dari tenaga kesehatan. (Sudibyo,2005)
Menurut (Arief Hariana, 2004 ) pengobatan demam dapat menggunakan obat-obat tradisional seperti jeruk nipis, daun beluntas dan brotowali. Serta dapat juga menggunakan obat-obat seperti parasetamol dan ibuprofen yang merupakan obat bebas yang jarang terjadi efek samping, sehingga obat-obat tersebut dapat digunakan para ibu dalam pengobatan demam anak secara self medication. (Tan Hoan Tja,2007)
Dalam pengobatan sendiri (self medication) dapat dipengaruhi beberapa faktor seperti pengetahuan, pendidikan, ekonomi dan sosial masyarakat. Sosial masyarakat merupakan variabel yang menggambarkan tingkat kehidupan seseorang di masyarakat, yang ditentukan oleh faktor-faktor seperti pendidikan, pengetahuan, pekerjaan dan lain sebagainya (Notoatmodjo,2003)
Pengetahuan merupakan berbagai gejala yang ditemui dan diperoleh manusia melalui pengamatan akal. Pengetahuan kesehatan adalah pengalaman seseorang tentang kesehatan yang menyebabkan seseorang bertindak untuk mengatasi dan mempertahankan bahkan meningkatkan status kesehatannya. Pengetahuan sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya: pendidikan, media dan informasi. (www.wikipedia.com)
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana dalam proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dalam masyarakat. (www.wikipedia.com).
Dari faktor-faktor tersebut, pengetahuan dan pendidikan dapat pula mempengaruhi faktor yang lain dan dimana faktor tersebut dapat mempengaruhi beberapa aspek kehidupan termasuk pemilihan dan cara pemberian obat demam pada anak. Sehingga penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Hubungan Pengetahuan Dan Pendidikan Ibu Dalam Pengobatan Demam Pada Anak Yang Digunakan Secara Self Medication Di RT 19 Kelurahan Talang Putri Kota Palembang Tahun 2010 ”.

1.2. Identifikasi Masalah
Berdasarkan uraian pada latar belakang tersebut, maka faktor-faktor yang berhubungan pengobatan demam pada anak yang digunakan secara self medication adalah pengetahuan, pendidikan, ekonomi dan sosial masyarakat di RT 19 Kelurahan Talang Putri Kota Palembang Tahun 2010.

1.3. Pembatasan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah karena keterbatasan waktu, biaya dan kemampuan maka penulis membatasi hanya pada faktor pengetahuan dan pendidikan masyarakat dalam pengobatan demam yang digunakan secara self medication di RT 19 Kelurahan Talang Putri Kota Palembang Tahun 2010.
1.4. Rumusan Masalah
Berdasarkan pembatasan masalah, maka peneliti merumuskan masalah tersebut sebagai berikut :
1.4.1. Secara Keseluruhan
Apakah ada hubungan antara pengetahuan dan pendidikan ibu dalam pengobatan demam anak secara simultan yang digunakan secara self medication di RT 19 Kelurahan Talang Putri Kota Palembang Tahun 2010?
1.4.2. Secara Parsial
1. Apakah ada hubungan pengetahuan ibu secara parsial dengan pengobatan demam pada anak yang digunakan secara self medication di RT 19 Kelurahan Talang Putri Kota Palembang Tahun 2010 ?
2. Apakah ada hubungan pendidikan ibu secara parsial dengan pengobatan demam pada anak yang digunakan secara self medication di RT 19 Kelurahan Talang Putri Kota Palembang Tahun 2010 ?

1.5. Tujuan Penelitian
1.5.1. Tujuan Umum
Ingin mengetahui hubungan antara pengetahuan dan pendidikan ibu dalam pengobatan demam pada anak secara simultan yang digunakan secara self medication di RT 19 Kelurahan Talang Putri Kota Palembang Tahun 2010 ?
1.5.2. Tujuan Khusus
1. Ingin mengetahui hubungan pengetahuan ibu secara parsial dengan pengobatan demam pada anak yang digunakan secara self medication di RT 19 Kelurahan Talang Putri Kota Palembang Tahun 2010 ?
2. Ingin mengetahui hubungan pendidikan ibu secara parsial dengan pengobatan demam pada anak yang digunakan secara self medication di RT 19 Kelurahan Talang Putri Kota Palembang Tahun 2010 ?

1.6. Manfaat Penelitian
1.6.1. Untuk Ibu RT Di RT 19 Kelurahan Talang Putri
1. Agar mengetahui pemilihan obat yang benar dalam pengobatan demam anak yang digunakan secara self medication.
2. Agar mengetahui penggunaan obat yang baik dalam pengobatan demam anak yang digunakan secara self medication.
1.6.2. Untuk Rektor UKB
Sebagai bahan referensi guna menambah wawasan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dimasa yang akan datang.


1.6.3. Untuk Peneliti
1. Untuk memenuhi persyaratan dalam mengikuti pelaksanaan ujian akhir.
2. Untuk menambah pengetahuan dan memperluas wawasan mengenai pemakaian obat demam pada anak yang digunakan secara self medication.

Tidak ada komentar: